Category Archives: Pemikiran

Sekejap Jogja dan Pertemuan Tidak Terduga

jogjaa***
Pekan lalu, 2 hari menyambangi Jogja. Entah selalu ada alasan ke kota legenda itu. Bermula dari undangan MGMP geografi se-Kedu di Purworejo dari kamis pagi hingga siang.  Sorenya dilanjutkan ke Wates, diskusi sejenak dengan punggawa buletin pioneer PPG angkatan IV.

Niat hati hendak menginap Masjid Baiturrahman UNY Wates pada malamnya agar pagi2 bisa njegur ke kolam renang UNY Wates yang ciamik itu, tapi malamnya sudah terlanjur janji dengan seorang pengurus RRI Jogja. Bercengkrama lama dengan beliau pada, eh ternyata asalnya beliau adalah satu kecamatan denganku, hanya beda desa saja. Rupanya sudah belasan tahun merantau ke Wamena, dan barulah belum lama kembali mudik ke tanah Jawa

Keesokan siangnya, 3 pertemuan tidak terduga terjadi dalam tempo yang hampir bersamaan. Pada waktu itu, diriku hendak makan siang. Tetiba terbersit ingin makan nasi padang di Gang Guru. Ya, nasi padang yang sering kusambangi kala masih jadi mahasiswa. Bisa Ambil nasi sebanyak banyaknya biar tenaga selalu setrong, hehe.

Kurang lebih 30 meter sebelum sampai tujuan, lamat2 kulihat 2 orang yang tidak asing. Ya, mereka 2 anak PPG seangkatanku, baru keluar dari sebuah fotocopy an. Mereka dari kejauhan tertawa melihatku, aku pun tertawa kemudian menghentikan laju motorku. Pertemuan yang tiada dinyana, karna malam hari nya salah satu dari mereka dibocorkan undangan pernikahnnya yang masih disembunyikan, yang membuat geger se grup WA SM-3Tmalinau.

Sejurus semenit kemudian, tiba2 lewat seorang kawan lama, angkatan 2007 beda jurusan berhenti di depan Warung Padang yang kutuju. Saling memandang, say hello sejenak dan kusampaikan akan kususul dia di dalam warung padang.

Setelah ngobrol dengan kedua teman PPG ku, kususul temanku angktan 2007 tdi ke dalam. Saat mengmbil nasi di warung padang, muncullah seorang muridku dari SMA Pejagoan yang baru saja diterima di FIS UNY. Ngobrollah sejenak dengan muridku itu, menceritakan sedikit kisah nya. Ah, bahagia sekali bisa melihat murid yang kuajar cuma sebulan itu bisa menjadi bagian dari UNY.

Selesai ngobrol dengan muridku tadi, kini kusambangi temanku yang sudah menungguku. Alhamdulillah dia sudah menjadi dosen-meski msh berstatus kontrak-di jurusannya, yakni Pendidikan Ekonomi. Kelihatannya dia senang sekali berjumpa denganku. Waktu menunjukkan jam setengah 12 siang, sebentr lagi Jum’atan. Kami berpisah, saat kubayar nasi padangku, ternyata sudah dibayarkan temanku yang satu ini. Thanks berat brooh,, moga ente cepet dapat jodoh, hehe.

Ya, itulah tentang pertemuan terduga dengan 3 adegan yang berbeda dalam satu waktu. Gusti Allah adalah sutradara sekaligus penulis skenaeio terhebat. Mudah bagiNya untuk mempertemukan, memisahkan, mendekatkan, atau menjauhkan. Manusia berencana tapi Tuhan yang menentukan.

La haula wala quwwata illa billah.

Read the rest of this entry

Iklan

PPG SM-3T ADAKAN PELATIHAN PERAWATAN JENAZAH

IMG-20151216-WA0029

PPG SM-3T UNY Angkatan III mengadakan kegiatan yang bisa dibilang cukup unik. Kegiatan tersebut adalah kegiatan pelatihan perawatan Jenazah. Pelatihan ini dilaksanakan selama 2 hari, yaitu Selasa sampai dengan Rabu, tanggal 15 dan 16 Desember 2015 di lantai dasar asrama putri UNY Wates. Meski pada awalnya terkesan menyeramkan tapi ternyata acara bisa berlangsung dengan menyenangkan. Peserta PPG sangat antusias mengikutinya, mengingat pelatihan ini jarang dijumpai.

“ Salah satu tujuan diadakannya agenda ini agar peserta PPG SM-3T memiliki kemahiran dan kemampuan dalam merawatan jenazah. Kemampuan ini masih jarang dimiliki dan diharapkan bisa bermanfaat saat berkecimpung di masyarakat. Selain itu, pelatihan ini bertujuan untuk mengisi waktu luang peserta PPG sembari menunggu Ujian Tulis Lokal (UTL) dan Ujian Tulis Nasional (UTN),” papar ketua panitia kegiatan, Arif  Nuur Iswahyudi.

Pemateri berasal dari Yayasan Bunga Selasih Yogyakarta yaitu Bapak Mufti Abu Yazid. Materi yang disampaikan dibagi menjadi 5 sesi. 3 sesi pertama yakni  merawat orang sakit, memandikan jenazah dan mensholatkan jenazah dilaksanakan pada hari selasa (15/12). Sedangkan 2 sesi terakhir yakni materi mengkafani dan menguburkan jenazah dilaksanakan pada hari berikutnya (16/12).

Kegiatan Pelatihan perawatan jenazah ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para peserta PPG SM-3T UNY. Selain meningkatkan wawasan, diharapkan pula dapat meningkatkan ketaqwaan karena sangat erat kaitannya dalam mengingat kehidupan di akhirat. (eko rizqa)

 

Cerita tentang Kehidupan Asrama PPG SM3T UNY (Eps. 3) Antara Usia dan Kepingan Mozaik

Senja di Wates

Senja di Rusunawa PPG UNY Wates

 

Semburat merah saga bergradasi dibalik gulungan cumulus. Sinaran senja terpantul di jendela-jendela bangunan asrama. Angin lembah mulai turun menggusur hawa panas. Burung-burung mulai kembali ke peraduan. Pandanganku mengarah ke utara, memandang lapangan bola, ladang pertanian dan perbukitan Menoreh di batas cakrawala.

Tidak terasa, 26 tahun sudah kutapaki hidup. Bak asteroid yang melayang-layang diantara Mars dan Yupiter, aku tak tahu kelak akan terbawa kemana nasibku esok kelak. Apakah tetap terombang-ambing dan bertubrukan dengan planetoid, atau berdarah menembus perlapisan-perlapisan atmosfer hingga akhirnya mendarat di Lautan Raja Ampat dan akhirnya merasakan sepenggal firdaus disana.

Terlahir dari ayah dan ibu yang berprofesi sebagai guru, tidak menjadikanku berminat mengikuti jejak mereka. Saat Orde Baru, kehidupan seorang guru pas-pasan saja. Bahkan gajinya lebih kecil dari gaji buruh pabrik di kota besar. Barulah setelah Gus Dur bertahta, kesejahteraan guru meningkat. Kehidupan guru tidak lagi walayamutu walayahya. Meski demikian, niat mengikuti jejak orangtuaku tiada terbersit juga. Apalagi aku bersekolah di SMA favorit, dimana kampus-kampus nomor wahid semacam UI, UGM, dan ITB adalah patokan kesuksesan.

Read the rest of this entry

Perjalanan SM-3T UNY Long Ampung, Kayan Selatan, Kabupaten Malinau, Kaltara

Sebuah cerita perjalanan setahun mengajar di Perbatasan Indonesia-Malaysia di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara. Setahun Mengabdi, selamanya terkenang di hati

Baca juga : Menjaga Asa di Tengah Keterbatasan

Armada Masa Depan – Ada Band

Video Kenangan Angkatan VII SDIT Ibnu Abbas Kebumen

Kultwit Arya Sandiyudha tentang Peran Rohis/LDK

Image

1.  Semalam, sy tidak nonton Todays Dialogue ust @anismatta. Sebab nemani Revo nonton kartun “Rio” di saluran lain

2.  Mungkin, ada yang mau murah hati ulang kutipan2 uraian ust@anismatta semalam? Tapi sy sendiri mau tanggapi tema tsb

3.  Menurut Sy ragam ulasan bertema “parpol Islam” tak lain pengulangan2 sederhana yang berdiri di atas persepsi “Islam” di akar rumput

4.  Utamanya sekali “Islam” yang ter’parsial’kan dalam benak masyarakat. Sebabnya bisa personal, kultural, atau struktural

5.  Ambil contoh siswa baru di SMA. Ada tuips yang SMA? Mereka daftar Rohis (Rohani Islam) alasannya apa? Itulah persepsi siswa tentang Islam

6.  Ternyata setelah masuk Rohis, persepsi sebelum memasukinya banyak berbeda dengan apa yang diajarkannya. Sebabnya?

7.  Sebabnya pengurus Rohis mengajarkan Islam itu “Syamil, Kamil, Mutakamil” komprehensif, sempurna, dan saling menyempurna… Tapi?

8.  Yang dilihat oleh siswa baru di SMA, Ketua Rohis mereka “hanya” bertugas memimpin do’a saat upacara bendera.. Jadi?

9.  Jadi dalam persepsi publik SMA “Islam” itu terdistorsi peran2 pengurus Rohis. Oh, kalau mau jadi “pemimpin umum”, jangan masuk Rohis!

10.  Dulu, saya awalnya bangga kalo Ketua Rohis itu diundang acara banyak ekskul. Tapi ternyata untuk peran yang sama: baca do’a penutup

11.  Lalu Rohis menyederhanakan masalah persepsi itu dengan cara mengirimkan anggota2nya aktif di OSIS. Ternyata?

12.  Anggota/Ketua OSIS yang berasal dari Rohis biasany ‘berubah’ identitas. Sebagianny malah ‘malu2′ ketahuan Rohis

13.  Fenomena serupa semacam ini kmudian terjadi di level kampus. LDK ‘dilokalisasi’ mengambil peran2 terbatas & parsial

14.  wajah “Islam” di kampus itu sangat dipengaruhi bagaimana Lembaga Da’wah Kampus (LDK) mengejawantah program2nya..

15.  Kemudian anggota2 LDK juga kemudian “malu2″ mengakui identitas/perilaku ke”Islam”an-nya ketika sudah masuk ke UKM atau BEM

Read the rest of this entry

Demokrasi : Sebuah Perspektif | by @malakmalakmal

Jaga Kotak Suara

 

 

 

 

  1. #Demokrasi selalu mjd topik bahasan yg menarik. Sebagian org malah bersikap seolah2 topik di dunia cuma yg satu ini 🙂
  2. Ada yg bilang, #Demokrasi itu bikinan Barat. Menerimanya berarti membebek Barat.
  3. Guess what? Nama ‘resmi’ Korea Utara adalah The Democratic People’s Republic of Korea. #Demokrasi
  4. Korea utara? Demokratis? Membebek Barat? Hmmm… kayaknya ada yg salah ya 🙂 #Demokrasi
  5. Hal ini menunjukkan bhw penggunaan istilah “ #Demokrasi “ bisa dibilang cukup ‘lentur’.
  6. Artinya, org bisa saja gunakan istilah yg sama, tp maknanya lain2. #Demokrasi
  7. AS dan negara2 Barat jg mengaku menjalankan #Demokrasi. Apa benar?
  8. Konon, dlm #Demokrasi, suara rakyat adalah suara Tuhan. Apa iya?
  9. Prinsip ini jd senjata bg para penentang #Demokrasi di antara umat Muslim. Pdhal kenyataan tdk membenarkan.
  10. Suara rakyat adalah suara Tuhan, misalnya, tdk diterapkan di Mesir ketika rejim sekuler berkuasa. #Demokrasi Read the rest of this entry

Inilah Praktek Penerapan Fiqih Muwazanah, Fiqih Ikhtilaf, Fiqih Ma’alat dalam Da’wah

Inilah Praktek Penerapan Fiqih Muwazanah, Fiqih Ikhtilaf, Fiqih Ma’alat dalam Da’wah

sheikh-abdul-rahman-al-barrakSyekh Abdurrahman bin Nashir Al-Barrak, adalah ulama sepuh di Arab Saudi yang sangat disegani. Beliau mengeluarkan fatwa terkait dengan referendum UU Mesir yg menimbulkan polemik di kalangan Islamiyyin Mesir, antara yg pro dan kontra dalam hal partisipasi memberikan suara di dalamnya… Cukup menarik cara beliau melihat sudut pandangnya. Fatwa yg sarat dengan pandangan utuh tengan fiqih siyasi dalam kontek kekinian… silakan dibaca… [Abdullah Haidir]

Musyafa AR: “Praktek penerapan: 1. FIQIH MUWAZANAH 2. FIQIH IKHTILAF 3. FIQIH MA-ALAT. Mumtaz (excellent)”

Segala puji hanyalah bagi ALLah, sholawat dan salam atas hamba dan Rasul-Nya Muhammad SAW, beserta keluarga dan para sahabat. Amma bakd
Telah sampai kepadaku terjadinya perbedaaan pendapat di antara saudara kami para Ahli Sunnah di Mesir seputar permasalahan pemberian suara dalam Referendum UUD Mesir. Perbedaan diantara mereka adalah seputar hukumnya : apakah haram, boleh atau bahkan wajib. Sebagaimana diketahui bahwa setiap mereka memiliki hujjah dan dalil untuk menguatkan pendapatnya. Dan saya telah mengkaji dalil dan hujjah mereka, dan sepanjang yang saya dapati cara beristidlal (berhujjah dengan dalil) sama-sama kuat yang mungkin membuat bingung mereka yang mengkajinya.

Mengembalikan Keunggulan Peradaban Islam

Oleh : Eko Rizqa S.

Sungguh, Islam adalah agama yang sempurna. Islam tidak hanya mengajarkan ibadah saja, tetapi semua aspek kehidupan diajarkan. Ilmu pengetahuan mendapatkan kedudukan sangat terhormat di dalam Islam. Nabi Muhammad pun bersabda,

“Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina”,

“Ada tiga golongan yang dapat memberi syafaat (pertolongan) pada hari kiamat, yaitu para nabi, para ulama (orang yang berilmu), dan para syuhada. Semua ini membuat umat Islam nantinya akan melakukan pencapaian dan penyerapan ilmu besar-besaran dari seluruh dunia. Al Qur’an sendiri adalah buku ilmu. Di dalamnya banyak diberikan penekanan yang besar pada ‘ilm (ilmu). Bahkan ayat pertama yang diturunkan berbunyi Iqra bismirrabbika (Bacalah, dengan nama Tuhanmu).

Sejak zaman kekuasaan dinasti Abbasiyah umat Islam telah melakukan proses penyerapan ilmu pengetahuan dengan sangat tinggi. Ini adalah hasil didikan Rasulullah yang mengutamakan ilmu dan meninggikan derajat orang-orang yang berilmu. Ilmu-ilmu terbaik dari semua peradaban besar dunia, seperti Yunani, Romawi, Persia,India dan Cina, semuanya dikumpulkan, diterjemahkan. dianalisis secara sistematis dan dikembangkan lagi (Laksono, 2010).

Umat Islam seperti menemukan harta karun berisi intan permata. Dengan penuh antusiasme umat Islam mulai menyerap semua ilmu yang ada. Semangat mereka dalam menyerap ilmu sama besarnya dengan semangat mengajarkan agama Islam. Bagi umat Islam saat itu, ini adalah kesempatan meraih kemenangan dunia dan akhirat, Perhatian penguasa saat itu terhadap ilmu juga sangat besar. Bahkan pada zaman Khalifah Harun Al Rasyid dan Al Mu’tashim, buku dihargai dengan emas. Buku yang dihasilkan dihargai dengan emas seberat buku tersebut. Subhanallah.

Read the rest of this entry

“PKS Dan Lenin” | PKS di mata anak kiri

Oleh: Ragil Nugroho*
PERSOALAN yang sepele: mana bertahan dan mana tersungkur.
Sedikit nostalgia. Tahun 1999, dua partai dari ideologi berbeda bertarung dalam Pemilu. Partai Rakyat Demokratik (PRD) berada di kiri. Di seberangnya, Partai Keadilan (PK) memilih posisi kanan. PRD mampu membangun tak kurang dari 14 cabang di tingkat provinsi dan 150-an cabang di level kabupaten. Hasilnya, sekitar 78.000 orang memberikan suara pada partai bernomor punggung 16 ini. Prestasi yang bagus.

Tapi, dari hari ke hari PRD semakin lingsir. Hingga pada satu titik: kita akan kesulitan menemukan di mana kuburannya karena tak ada batu nisan di atasnya. Sebaliknya, dengan modal tujuh kursi di Pemilu 1999, PKS tambah moncer.

Tentu ada racikan yang diramu PKS sehingga mereka bisa menjadi empat besar dalam Pemilu 2009—posisi yang sama dengan PKI dalam Pemilu 1955.

Tahun 1902 merupakan masa yang sulit bagi Lenin. Represi kekuasaan luar biasa. Ibaratnya, daun yang luruh dari tangkainya bisa dicurigai melawan kekuasaan. Ruang gerak sumpek. Mengatasi situasi ini, Lenin menulis risalah: What is to be Done?—Apa yang Harus Dilakukan?

Read the rest of this entry

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Madinatunnajah Kota Cirebon

This WordPress.com site is the bee's knees

Scripta Manent, Verba Volant

"Yang tertulis akan abadi, yang terucap akan lenyap, bersama hembusan angin"

diarydiar

bahagiakan hati dengan berbagi

U1needth's Blog

dari pendidikan untuk perbaikan (from tarbiyah for ishlah)

DWI BUDIYANTO

learning, leading, serving

catatan peradaban

meraih ridha Illahi...

Iftihatinjannah's Blog

Just another WordPress.com weblog

Berbagi Inspirasi

Kebaikan dalam Kesederhanaan

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Madinatunnajah Kota Cirebon

This WordPress.com site is the bee's knees

Scripta Manent, Verba Volant

"Yang tertulis akan abadi, yang terucap akan lenyap, bersama hembusan angin"

diarydiar

bahagiakan hati dengan berbagi

U1needth's Blog

dari pendidikan untuk perbaikan (from tarbiyah for ishlah)

DWI BUDIYANTO

learning, leading, serving

catatan peradaban

meraih ridha Illahi...

Iftihatinjannah's Blog

Just another WordPress.com weblog

Berbagi Inspirasi

Kebaikan dalam Kesederhanaan