Berbagi Cerita setelah Seminar Rhenald Khasali


Oleh: Eko Rizqa S*

Baru saja, Kopma UNY mengadakan seminar Kewirausahaan di akhir kepengurusan 2011. Tema yang diangkat kali ini adalah Mutasi DNA Wirausaha dengan menghadirkan Pembicara Utama Prof. Rhenald Khasali. Selain Rhenald Khasali terdapat pula pembicara yang lain, tapi topik kita kali ini adalah membahas apa yang disampaikan Rhenald Khasali.

Saat beliau pertama kali masuk panggung, penonton langsung bertepuk tangan, menyambut pembicara utama yang dinanti. Tahukah apa yang pertama kali ditanyakan Rhenald kepada peserta? Beliau menanyakan siapakah diantara mereka yang sudah punya passport dan sudah pernah ke luar negeri? Hanya sebagian yang mengacungkan tangan. Kemudian, ditanyakan siapakah yang belum punya passport dan ingin keluar ngeri? Kini sebgian besar peserta mengacungkan tangan. Nggak mungkin, itu jawaban pak Rhenald setelah peserta mengacungkan tangan. Tidak mungkin pergi keluar negeri kalau belum punya passport. Dan hadirin pun tertawa.

Prolog diatas sebenarnya dimaksudkan Pak Rhenald agar para peserta bisa sukses dan bisa bertualang ke negeri, bertulang ke negeri antah berantah dan negeri yang tidak terbanyangkan sebelumnya, mencari inspirasi, mencari ide baru, dan memperluas wawasan. OK, kini kita ke sesi inti dari seminar Rhenald Khasali. Dari sekitar 2 jam beliau berbicara sepertinya tidak cukup dituliskan disini. Kalau ingin lebih tahu lebih banyak tentang ide ide beliau bisa baca di bukunya. Saya tuliskan beberapa poin penting yang saya anggap penting.

Pertama, seorang entrepreneur harus bisa melihata apa yang tidak terlihat. Apa artinya? Dia bisa melihat peluang yang tidak terlintas di pikiran orang lain meskipun orang-orang tersebut melihat sebuah fenomena/kejadian yang sama. Salah satu contoh yang diberikan pak Rhenald adalah video tentang konser balet sepasang penari yang memiliki cacat fisik. Penari wanita tidak memilki sebelah tangan, dan penari laki-laki nya tidak memilki sebelah kaki. Disitu dipertunjukkan mereka bisa menari dengan indah meskipun penari nya cacat secara fisik.sampai-sampai penonton pun menangis terharu. Lalu siapakah yang hebat, apakah penari nya, apakah pelatihnya, atau koreografernya? Mereka semua hebat. Tetapi ada yang lebih hebat lagi, yaitu entrepreneur nya. Karena entrepeneurlah semua komponen yang dibutuhkan dari pertunjukan tersebut bisa disatukan dan terciptalah pertunjukan yang apik.

Kedua, seorang pengusahan harus berpikiran tinggi tetapi harus berani aksi. Biasanya seseorang yang ingin memulai usaha memiliki banyak sekali perhitungan dan terlalu banyak khawatir. Kita harus punya modal sekian dan sekian, kalau rugi bagaimana, kalau tidak jalan bagaimana? Itu kata kata yang sering dikatakan orang orang yang hendak memulai usaha. Pak Rhenald menceritakan sendiri, ia sangat paham akuntansi, BEP, serta hitung-hitungan yang lain. Akan tetapi jika terlalu memikirkan hal tersebut beliau justru menjadi takut memulai usaha. Hitung-hitungan secara analitis dan kalkulatif memang penting tapi bisa dilakukan sembari usaha tersebut berjalan.

Sebenarnya masih banyak yang bisa ditulis disni, tapi karena capek nulisnya mending langsung baca bukunya Pak Rhenald saja, hehe. Semoga bermanfaat.

*Panitia dadakan dan penonton bayangan Seminar Mutasi DNA Wirausaha

Iklan

About Eko Rizqa

Alumni SMA N 1 Kebumen dan Jurusan Pendidikan Geografi UNY. Suka nulis dan jalan-jalan. Guru SM3T

Posted on 11 Maret 2012, in Inspirasi. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Madinatunnajah Kota Cirebon

This WordPress.com site is the bee's knees

Scripta Manent, Verba Volant

"Yang tertulis akan abadi, yang terucap akan lenyap, bersama hembusan angin"

diarydiar

bahagiakan hati dengan berbagi

U1needth's Blog

dari pendidikan untuk perbaikan (from tarbiyah for ishlah)

DWI BUDIYANTO

learning, leading, serving

catatan peradaban

meraih ridha Illahi...

Iftihatinjannah's Blog

Just another WordPress.com weblog

Berbagi Inspirasi

Kebaikan dalam Kesederhanaan

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Madinatunnajah Kota Cirebon

This WordPress.com site is the bee's knees

Scripta Manent, Verba Volant

"Yang tertulis akan abadi, yang terucap akan lenyap, bersama hembusan angin"

diarydiar

bahagiakan hati dengan berbagi

U1needth's Blog

dari pendidikan untuk perbaikan (from tarbiyah for ishlah)

DWI BUDIYANTO

learning, leading, serving

catatan peradaban

meraih ridha Illahi...

Iftihatinjannah's Blog

Just another WordPress.com weblog

Berbagi Inspirasi

Kebaikan dalam Kesederhanaan

%d blogger menyukai ini: